Bintangbola - Bikin Sedih, Domba Populer Pemilik Bulu 41 Kg Mati Mendadak
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2946193/original/053042900_1571731720-domba.jpg)
Bintang Bola Agen Judi Bola SBOBET - Chris si domba Merino yang terkenal karena menjadi pemilik bulu terberat di dunia dilaporkan mati di Australia.
Bintangbola - Bikin Sedih, Domba Populer Pemilik Bulu 41 Kg Mati Mendadak
Pada Selasa 22 Oktober 2019, pengasuhnya di sebuah peternakan di New South Wales mengatakan bahwa ia mati karena usia tua.
"Kami patah hati karena kehilangan jiwa yang manis, bijak, dan ramah ini," tulis Little Oak Sanctuary secara online, seperti dikutip dari BBC.
Chris diperkirakan berusia 10 tahun, umur rata-rata seekor domba merino.
Menurut seorang penjaga binatang bernama Kate Luke, domba itu tampak sehat dalam beberapa hari terakhir. Kepada The Canberra Times ia mengatakan bahwa "kematiannya tiba-tiba".
Bagi banyak orang, Chris terkenal karena bulunya yang tebal. Sementara bagi para staf, binatang itu memiliki arti lebih dari itu.
Menarik Perhatian Pada 2015
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1632749/original/080212900_1498216511-Domba5.jpg)
Chris itu menarik perhatian dunia pada 2015, setelah ditemukan di alam liar dengan wol selama enam tahun.
Proses pemotongan bulu yang menyelamatkan jiwa si domba kemudian dilakukan. Hasil pencukuran mendapati 41,1 kg (88lb) bulu yang kemudian dikonfirmasi sebagai rekor dunia.
Chris mencuri perhatian sejak terlihat dan diselamatkan di dekat Canberra empat tahun lalu.
Baca Juga : 2 Demonstran Hong Kong Terluka, Amuk Massa Kian MemanasPada saat itu, para ahli kesejahteraan hewan memperingatkan bahwa berat wol - hampir lima kali ukuran normal, memiliki risiko bagi kesehatannya.
Wol itu kemudian dicukur oleh pencukur profesional, Ian Elkins, yang mengatakan dia belum pernah melihat yang seperti itu selama 35 tahun bekerja.
Ratusan warga Australia kemudian sukarela mengadopsi domba, dan mantel wolnya yang besar dipajang di Museum Nasional Australia. Kisah itu juga direkam dalam buku bergambar untuk RSPCA.
Komentar
Posting Komentar