Korut Dilaporkan Tembakkan Rudal Jenis Baru

Korut Dilaporkan Tembakkan Rudal Jenis Baru

Bintangbola - Korea Selatan melaporkan Korea Utara meluncurkan dua rudal pada Kamis (25/7). Kantor Kepala Staf Gabungan Militer Korsel (JCS) menyebut satu dari dua rudal Korut tersebut "tipe jenis baru" dan terbang hingga 690 kilometer.

JCS semula menuturkan dua rudal itu diluncurkan tepat setelah fajar dari Wonsan, pantai timur Korut, dan terbang sejauh lebih dari 430 kilometer sebelum jatuh ke laut.


Tak lama, JCS kembali mengeluarkan pernyataan terpisah yang menyebut bahwa rudal kedua Korut itu terbang 690 kilometer.


BINTANGBOLA - Website Agen Bola Terbaik dan Terpercaya di Indonesia
SBOBET | IBCBET | Togel Online (Klik4D) | Casino Online
Tangkasnet | Nova Poker







Mengutip analisis otoritas intelijen Korsel dan AS, JCS mengatakan peluru kendali itu juga merupakan tipe baru yang belum pernah terliihat sebelumnya.

Ini merupakan uji coba rudal Korut pertama sejak pertemuan terakhir Presiden Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Kim Jong-un di zona demiliterisasi (DMZ), perbatasan kedua Korea, pada akhir Juni lalu.

Dalam pertemuan dadakan itu, Trump dan Kim Jong-un sepakat melanjutkan pembicaraan denuklirisasi setelah sempat mandek pasca pertemuan keduanya di Hanoi, Vietnam, Februari lalu.

Sejumlah pengamat menuturkan uji coba misil ini dilakukan Korut sebagai bentuk protes Pyongyang terhadap latihan militer bersama AS-Korsel yang akan berlangsung bulan depan.

Pada Mei lalu, Korut juga melakukan uji coba rudal jarak pendek. Namun, Trump menganggap uji coba itu sebagai sesuatu yang standar dan tidak akan berdampak pada relasi AS-Korut, terutama dialog denuklirisasi kedua negara.



Posted bBintangbola
Kami ada karena Anda

 

BintangBola | NovaPoker
BBM : D61870BD
WhapApp : +855-81-287-168
WeChat : BINTANGBOLA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bintangbola - Polda Banten Tangkap Pelajar Pembuat Grup WA STM/K Provokatif

Jared Kushner Minta Palestina Percaya pada Donald Trump

Bintangbola - Korban Tewas Topan Hagibis Terus Bertambah, Jepang Gencarkan Upaya Penyelamatan